(0274) 370169 0881-0800-80101 admin@smpmuh9yk.sch.id

SMP MUHAMMADIYAH 9 YOGYAKARTA

TEGUHKAN AKIDAH, IBADAH, AKHLAKUL KARIMAH dan SIKAP ILMIAH

Siapkan Siswa Menjadi Warga Dunia, Guru KB-TK AUM Mergangsan Asah Kemampuan Bahasa Inggris di MULANTA

YOGYAKARTA, MULANTA News – SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta (MULANTA) bersama Forum Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Mergangsan menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris bagi guru pada Jumat (09/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta ini diikuti oleh lebih dari 30 guru dari KB-TKA ABA di wilayah Mergangsan.

Ketua Forum AUM Mergangsan, Agus Rifai, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi guru sebagai salah satu upaya mempersiapkan siswa menjadi warga dunia (global citizens).

“Kemampuan berbahasa Inggris perlu terus dikembangkan agar guru dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan global.” ungkapnya

“Melalui kegiatan pengembangan profesional seperti ini, guru diharapkan terus memperkaya keterampilan mengajar dan menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman” lanjutnya.

Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru KB-TKA ABA Karangkajen, TK ABA Karanganyar, TK ABA Mergangsan Kidul, dan TK ABA Karangkunti. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antar-AUM di wilayah Mergangsan dalam meningkatkan kompetensi pendidik.

Pelatihan dipandu oleh Erwin Widiyatmoko, yang mengajak peserta mempelajari sekaligus mempraktikkan berbagai ungkapan Bahasa Inggris yang dapat digunakan guru ketika membuka pembelajaran di kelas. Materi mencakup ungkapan untuk menyapa siswa, menanyakan kabar, memeriksa kehadiran, membangun kesiapan belajar, serta mengajak siswa beraktifitas.

Erwin menyampaikan penggunaan ungkapan sederhana secara konsisten dapat menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan belajar yang mendukung pembiasaan berbahasa Inggris di sekolah. “Melalui kegiatan ini diharapkan guru semakin percaya diri menggunakan Bahasa Inggris dalam interaksi dengan siswa” ucapnya.

Selama pelatihan, peserta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan praktik. Mereka mencoba menggunakan ungkapan-ungkapan tersebut dalam simulasi situasi pembelajaran sehari-hari. Peserta berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dengan materi yang lebih beragam dan aplikatif. (Widiyatmoko)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top